By Guh on 2009/10/05
- Karena gratis. Ngapain bayar kalau bisa gratis dan tetap legal?
- Sepirituwal Bianged! Penjelasannya gini. Dengan layanan hosting/domain gratisan kita tidak punya hak untuk menuntut apapun pada pihak hosting jika ternyata terjadi sesuatu pada konten kita. Ini persis seperti hubungan kita dengan semesta. Tiba-tiba kita eksis di alam ini, bebas untuk melakukan perubahan sebesar dan segila apapun yang kita mampu. Kita juga berhak menyebutnya karya kita. Kemudian suatu ketika tiba-tiba semuanya lenyap, bahkan kita sendiri pun ikut lenyap. Zap! Hilang. Dan kita tak bisa menuntut siapapun.
- Melatih diri untuk bebas dari keterikatan. Jika anda pernah punya kekasih yang kepadanya anda serahkan seluruh hati, kemudian dia membuang anda begitu saja seperti sampah dan langsung menggandeng pasangan yang lebih bermanfaat, anda pasti sadar bahwa ‘mengharapkan sesuatu akan kekal’ adalah aksi yang luar biasa tolol. Seringkali walaupun anda sudah sadar bahwa itu aksi tolol, dan agak menyakitkan, tetap juga anda lupa dan berulang kali tergoda melakukannya. Nah, kehilangan konten berulang kali adalah terapi yang membuat anda selalu sadar bahwa tak ada yang akan kekal. Tapi untuk ini anda perlu memilih hosting yang stabilitasnya cukup buruk.
- Menyadarkan diri bahwa tak ada yang sempurna. Hosting stabil, full support php mutahir, mysql versi oke, benwit guwede, support curl, support bla blah dsb dan semuanya bisa didapat dengan gratis. Tentu sangat menggiurkan. Dan setelah anda register dan menjalaninya, ternyata ada saja masalah. Ada saja script yang tak bisa jalan karena ada limitasi terkutuk. Atau mungkin ban tanpa alasan. Akan terjadi segala hal menyebalkan yang bisa menyadarkan anda bahwa tak ada yang sempurna. Semoga kesadaran ini bisa terbawa saat anda menjerumuskan diri terlalu dalam dalam sebuah romansa dengan manusia romantis bertubuh erotis. Semoga anda bisa tetap sadar bahwa mahadewi/dewa dalam pelukan anda juga ada cacatnya. Semoga saja cacatnya bukan dalam kemampuannya untuk setia, ha.
- Apalagi?
Posted in Ngeblog, Opini | Tagged domain, gratisan, hosting, pembenaran
Wah, bakalan back to basic dong?
Selama ini memang masih di level basic kok :D