Sudah berhari-hari saya tidak sempat membaca sama sekali. Sibuk dengan sesuatu yang lain.
Kesibukan itu tidak hanya menghalangi aktivitas menulis, tapi juga menjauhkan saya dari kegiatan membaca yang akhirnya membuat tidak punya bahan untuk ditulis. Ya, ini memang alasan. Pembenaran. Tapi ini pembenaran yang benar. Sebenar teori berak yang saya baca di blog Pak Urip. Aslinya itu teori dari Pak Ersis, tapi tulisan aslinya tak berhasil saya temukan karena telah pindah alamat ke tempat baru.
Memiliki account Plurk dan Facebook juga membuat keadaan semakin parah. Tiap kali sempat online hanya sempat cek Facebook dan nyampah di Plurk. Yang parah adalah yang Plurk, merespon thoughts orang-orang di sana itu cukup membuat kecanduan dan menghabiskan waktu. Padahal waktu yang terbuang bisa digunakan untuk baca Google Reader dan membaca tulisan-tulisan di Blogroll maupun situs-situs langganan.
Belum pulih dari semua itu, sekarang saya malah sedang terdampar di Lampung, menghitamkan diri di antara karet dan singkong yang harganya terus saja menyebalkan.
Kebetulan malam ini saya tidak terlalu lelah. Bisa menulis ini…
Sebenarnya tidak niat juga sih, rencananya hanya online sebentar mau chat dengan dewi Siwi, tapi beliau tiba-tiba memutuskan untuk kencan dengan lelakinya, maka jadilah saya yang terlanjur nyeruput kopi tergoda otak-atik dan akhirnya nulis di blog ini.
Waaah, ternyata, tanpa niat pun saya bisa menulis sampai sepanjang ini!!!
Sebelum saya sudahi, perlu anda ketahui bahwa keyboard yang saya gunakan ini, tombol spasi-nya rusak. Saya harus menggunakan Ctrl+V untuk paste spasi yang saya copy setiap kali saya butuh spasi :) Silakan bayangkan betapa berat perjuangan saya untuk update blog yang salah… Harusnya saya tulis ini di wordpress.com!! Arggh… Tapi biarlah.


jadi, pembatalan kencanku dengan lelaki
lainku itu membuahkan sesuatu yang bagus begitu Guh?hehe, itu bukan kencan kok Guh…sekedar menemani makan malam saja…
kamu tetap yang nomer satu kok…
:oops:
:* :p
*testing semiley ceritanya*
begitulah siw, kadang hal-hal yang sekilas tampak mengecewakan, justru membuahkan sesuatu yang lain.
Ah ketidak beresan handphone telah menyembuhkan saya dari kecanduan plurk :P
saya dengar beberapa orang lain juga sembuh dengan alasan yang sama. semoga hp saya baik-baik saja selamanya.
ah Plurk itu edan emang … gak jelas tapi tetep di cari
njengkingnya server sedikit menyembuhkan saya :P
mungkin bukan medianya yang salah, tapi kita aja yang kurang memanfaatkan. Mungkin penggunaan plurk bisa tanpa penyesalan jika caranya lain.
Membaca beberapa pengakuan diatas, membuat saya tidak mau terjebak Plurk o.0
jangan, demi tuhan, menjauhlah yang sejauh-jauhnya dari plurk. :P
Saya sembuh dari Plurk karena ganti paket hemat spidi. Tapi kadang-kadang masih sakit-sakit ringan ..
Blognya rapih mas Guh .. Fusion cocok sekali .. comment pluginnya pake apa?
Belum tahu mau dipakein plugin apa, kemarin sempet pake intense debate, tapi ternyata terlalu berat dan ga pake cookies.
Ada saran dok?
Saya sebenernya masih kecewa dengan intensedebate, tapi sayang ninggalinnya .. jadi ini asli dari themesnya yach ?
Harus sekali kah pake cookies?
Asli dari theme fusion Dok. Emang yg di dragus.cn pake intense debate? Saya sering ga bisa komen, yang nongol cuma:
“Warning: call_user_func(gtcn_basic_callback) bla bla..” gitu.
Cookies tidak harus, cuma terasa sedikit mengganggu jika misalnya ingin bikin beberapa komentar berbeda, soale harus berulang kali memasukkan alamat email, nama dan url blog.